0 produk di keranjang belanja Anda

Tidak ada produk di keranjang.

Tips Menentukan Harga Jasa Desain Grafis Khusus Pemula

Setelah mahir mengaplikasikan berbagai elemen, akan lebih baik bila anda mulai memikirkan strategi promosi, guna mendorong usaha desain grafis. Harga jasa desain grafis yang anda pasang nantinya akan menjadi sasaran utama para pencari desain murah.

Sebenarnya apa saja yang perlu dipikirkan ketika mau menentukan harga jasa desain grafis? Pasti anda sering kebingungan tak kalah menentukan harga. Berikut ini beberapa pertimbangan cara penentuan harga yang bisa anda pakai:

1. Sistem Borongan Harian

Penentuan harga jasa desain grafis bisa anda lakukan adalah dengan menetapkan sistem borongan per hari. Contohnya ketika ada klien yang minta dibuatkan desain, maka anda harus menghitung lamanya proyek desain itu dibuat dan dikalikan upah harian.

Contohnya saja, bila anda menetapkan upah harian sebesar RP.50.000 sedangkan proyek yang anda kerjakan selama 5 hari. Maka klien harus membayar sebesar RP.250.000 untuk 1 kali orderan.

Keuntungan menerapkan sistem borongan harian ini, akan Anda rasakan ketika anda menemui desain yang rumit. Pengerjaan selama berhari-hari akan membuat anda bisa mendapatkan uang dengan jumlah yang besar hanya untuk satu project.

Sedangkan kelemahannya, bila anda menetapkan sistem ini maka pengguna jasa akan berpikir bahwa anda mematok harga sangat mahal. Sehingga daya tariknya akan sedikit berkurang, meskipun begitu biasanya sistem ini diterapkan oleh perusahaan desain grafis terkenal.

2. Sistem Borongan Proyek

Selain bisa melakukan sistem borongan harian, anda juga bisa menerapkan golongan berdasarkan proyek yang dikerjakan. Sistem ini tergolong banyak diterapkan diberbagai jasa desain grafis lantaran lebih sesuai antara gaji dan jam kerja.

Jika sedani waktu luang, anda bisa mengerjakan desain lebih dari 2 atau justru bisa mencapai 5 desain sekaligus dan gaji anda bisa disesuaikan dengan keinginan anda. Sistem menarik ini, mengharuskan anda memiliki clien yang banyak dan hal itu menjadi kekurangannya.

Tergolong lebih menantang bagi anda yang baru saja mendirikan usaha desain. Sistem ini kurang direkomendasikan, tetapi bagi anda yang memang mau mencoba menerapkan sistem ini lantaran mau menjadi desain grafis freelance boleh mencobanya.

Anda yang masih mengawali bisnis di bidang grafis ini lebih baik menerapkan sistem ini, karena tidak akan merugikan. Hanya perlu bekerja ketika mendapatkan klien, bukankah itu lebih nyaman bila dilakukan bagi anda yang sedang merintis di tahap awal

3. Sistem Bulanan

Selain kedua sistem tersebut, masih ada satu cara menentukan harga jasa desain grafis yang tidak kalah menarik, yakni dengan menentukan gaji bulanan. Biasanya kalau anda bekerja dibawah perusahaan atau instansi pasti diperkenankan menggunakan sistem ini.

Akan tetapi, bila anda bekerja sendiri maka anda lah yang memberikan sistem ini kepada para karyawan. Sehingga anda harus memikirkannya secara masa-masa sebelum mulai melakukan pembayaran gaji terhadap karyawan.

Kekurangan sistem bulanan adalah Anda harus memiliki orderan tetap terlebih dahulu, yang siap bekerjasama dalam jangka panjang. Karena itu, anda wajib mencari relasi yang luas dengan harapan bisa melebarkan sayap bisnis anda.

Keuntungan penerapan sistem bulanan adalah ketika anda mendapatkan orderan dalam skala besar, maka anda tidak perlu menyiapkan dana tambahan untuk karyawan. Dana cadangan alias bonusnya bisa anda batasi, sehingga tidak akan menghancurkan keuntungan yang sudah ada.

Beragamnya cara menentukan harga jasa desain grafis memang patut menjadi pertimbangan. Jangan sampai karena terpaku ingin mendapatkan untung yang banyak membuat anda lengah, dan mengabaikan jasa desain grafis lainnya.

Tulis Komentar